Friday, May 12, 2017

Kisah hitam-putih antara Juventus dan Notts County


Klub tertua di Inggris yang saat ini bermain di League One (Divisi tiga) Liga Inggris. Notts County mungkin memang 'tim kelas bawah', namun klub ini punya sejarah besar dalam pembentukan karakter yang melekat pada Juventus hingga saat ini, yaitu 'Bianconeri'. 


http://www.terbaruz.com/2017/05/kisah-hitam-putih-antara-juventus-dan.html


Bagi Juventini yang belum mengetahui kisahnya, berikut kami berikan artikel mengenai hubungan sejarah dari kedua tim tersebut. 

Di seluruh dunia, Juventus dikenal karena pemain-pemain juaranya, raihan trofinya, dan terutama karena warna mereka. Hitam-putih (Bianconero) telah menjadi trademark tersendiri bagi Juventus, yang seolah telah menjadi karakter tersendiri untuk menggambarkan Juventus.

Namun, kombinasi warna ini sebenarnya tidak berumur selama 114 tahun berdirinya klub ini. Ketika pertama kali Juventus berdiri, pada 1 November 1897 – dan sampai pada tahun-tahun awal abad ke-20, tim ini menggunakan seragam dengan warna tradisional pink, atau lebih lengkapnya, kemeja berwarna pink dengan dasi berwarna hitam dan celana hitam, sesuai dengan peraturan berpakaian saat itu.


Pada tahun 1903, terjadilah titik balik tersebut, salah satu rekanan dari pemain di tim saat itu, John Savage, dipercaya untuk mencari pembuat seragam yang lebih profesional. Ia dimintai bantuan untuk memesan seragam langsung dari “rumah lahirnya sepakbola” yaitu Inggris, namun, tanpa spesifikasi yang jelas. Dan disinilah kemudian sejarah “Bianconeri’ terjadi, seperti yang dituliskan oleh Giuseppe Sergi dalam bukunya Juvecentus. La mostra del Centenarioyang diterbitkan pada tahun 1997, untuk memperingati 100 tahun berdirinya Juventus. “Salah satu penjual dari Nottingham – ujar Sergi – yang merupakan teman dari rekanan yang tergabung dalam proyek pencarian produsen seragam ini, terpilih sebagai supplier. Ia kemudian malah mengirimkan ke Italia seragam yang sudah jadi milik Notts County, salah satu klub yang dekat dengan Nottingham Forest di kota tersebut. Seragam ini memiliki garis-garis vertical hitam-putih dan, menurut ingatan rekanan tersebut, sebenarnya dilihat dengan penuh keraguan (warna putih awalnya dikira warna pink pucat). Bagaimanapun juga, pikiran praktis akhirnya berbicara, seragam sudah terlanjur dikirimkan ke Turin, dan anggapan telah memperoleh seragam yang berbahan lebih baik dan sangat ‘Inggris’ mengalahkan semua kesalahan. Dan sejak saat itulah, seragam paling populer di Itali lahir, tanpa adanya rencana yang besar atau pertimbangan yang matang. Kebetulan, dua warna yang berbeda ini justru menunjukkan kecocokan dengan karakter utama dari Juventus : pendukung yang vocal dan karakter yang elit.”

 
Terdapat beberapa kenangan membahagiakan yang berhubungan dengan warna Juventus. Pada tahun 1905, dua tahun setelah dikenakannya seragam ‘hitam-putih’, tim berhasil meraih gelar pertama mereka, yang pertama dalam sejarah panjang tim sejak berdiri pada 1897.
 

Bahkan hingga hari ini, 108 tahun kemudian, Juventus berhutang takdir mereka pada kesalahan yang muncul dalam sejarah tersebut. Dan terutama kepada Notts County. Dan tamu mana yang lebih baik dari mereka untuk merayakan momen bersejarah lainnya dalam peresmian Stadion Baru Juventus?? Untuk sebuah laga dalam “Hitam dan Putih”.

0 comments:

Post a Comment